Laboratorium Filologi merupakan unit di bawah Departemen Ilmu Susastra, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia, yang berfokus pada pengembangan kajian filologi dan manuskrip Nusantara. Laboratorium ini menjadi ruang akademik bagi penelitian, pembelajaran, dokumentasi, serta pengembangan pengetahuan mengenai warisan tekstual dan tradisi intelektual Nusantara.
Melalui kegiatan penelitian, seminar, publikasi, pelatihan, dan kolaborasi akademik, Laboratorium Filologi berupaya mempertemukan warisan pengetahuan masa lalu dengan perkembangan ilmu pengetahuan masa kini. Manuskrip tidak hanya dipandang sebagai peninggalan sejarah, tetapi juga sebagai sumber pengetahuan yang dapat membantu memahami bahasa, sastra, agama, sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat Nusantara.

Merawat dan mengkaji manuskrip Nusantara sebagai warisan intelektual untuk menghidupkan kembali pengetahuan masa lalu serta menjadikannya bermakna bagi generasi masa kini dan mendatang.

Menjunjung ketelitian, integritas akademik, keterbukaan, dan kolaborasi dalam penelitian filologi, sekaligus mendorong pengembangan pengetahuan yang kritis, inklusif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Menghubungkan riset, pendidikan, teknologi, publikasi, dan kolaborasi untuk memperluas akses terhadap manuskrip serta memastikan warisan tekstual Nusantara tetap hidup, dipahami, dan terus dikembangkan.
Kenali lebih dekat dunia filologi melalui kunjungan ke Laboratorium Filologi FIB UI. Temukan kegiatan akademik, penelitian manuskrip, koleksi, serta berbagai aktivitas yang mendukung pembelajaran dan pengembangan kajian filologi.
Kelulusan menjadi awal perjalanan baru bagi mahasiswa Filologi untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama studi. Lulusan diharapkan mampu berkontribusi dalam penelitian, pendidikan, kebudayaan, serta pelestarian warisan manuskrip Nusantara.
Alumni Filologi hadir dan berkarya dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, penelitian, kebudayaan, perpustakaan, kearsipan, media, hingga pelestarian manuskrip. Jejaring alumni menjadi bagian penting dalam memperluas kontribusi filologi di tengah masyarakat.



Menganalisis fenomena budaya dan sastra dalam masyarakat dengan menerapkan kerangka teori yang relevan.
Mengembangkan rancangan riset budaya dan sastra dengan menerapkan perspektif kritis melalui pendekatan interdisipliner atau multidisipliner.
Mengomunikasikan gagasan secara efektif dalam bentuk tulisan ilmiah maupun presentasi lisan dalam forum ilmiah.
Mengimplementasikan ketrampilan bekerja sama, mengatasi tekanan, dan pengaturan waktu.